Jerawat bisa didefinisikan sebagai suatu kondisi umum pada
kulit yang timbul karena perpaduan minyak berlebih, kotoran dan sel-sel kulit
mati yang menyumbat pori-pori kulit.
PENYEBAB JERAWAT
Sebenarnya banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan
jerawat itu timbul. Mulai dari faktor hormon dan genetik, sampai stress pun
dapat menyebabkan jerawat. Nah, dari berbagai sumber yang saya baca dan lihat, ada
2 jenis sudut pandang penyebab jerawat. Pertama, jerawat dapat timbul dari
sudut pandang thibbun nabawi, dan yang
kedua dapat timbul dari sudut pandang medis.
1.
Thibbun Nabawi
Disebabkan oleh terganggunya fungsi dari
organ jantung dan paru-paru.
2.
Medis
Faktor genetik, tidak menjaga kebersihan,
faktor pola hidup, dan pola asupan nutrisi.
a.
Faktor Genetik atau keturunan
Jika orang tua kalian mempunyai jerawat di masa mudanya, maka kalian juga bisa timbul jerawat.
b.
Faktor Hormonal
Hormon yang berperan dalam menimbulkan jerawat ialah hormon androgen.
Oleh sebab itu, jerawat sering timbul pada anak usia remaja, dimana fungsi
hormonnya sudah mulai aktif bekerja. Jerawat juga sering timbul ketika sebelum
atau sesudah menstruasi.
c.
Faktor Pola Hidup yang tidak Sehat
a)
Penggunaan Kosmetik
Kosmetik yang sering menimbulkan jerawat ialah kosmetik yang mempunyai
kadar lemak yang tinggi, seperti pelembab atau moisturizing, night cream,
foundation, dan sering menggunakan scrub akan menyebabkan keparahan jerawat.
Beberapa produk yang digunakan di mulut bisa menyebabkan jerawat.
Pelembap bibir atau lip balm yang mengandung lanolin, isopropyl myristate dan
isopropyl palmitate berisiko menimbulkan jerawat jika terkena kulit. Ketiga
bahan tersebut tergolong bahan komedogenik atau berpotensi menyumbat pori-pori
sehingga bisa menimbulkan jerawat atau komedo. Pakailah pelembap bibir dengan
tepat. Bersihkan sisa-sisa pemakaian jika ada yang mengenai kulit di sekitar
bibir.
Selain produk untuk bibir, pasta gigi juga berpotensi menyebabkan
timbulnya jerawat bagi beberapa orang. Pemakaian pasta gigi yang terlalu banyak
sehingga terkena bibir dan kulit di sekitar mulut juga bisa menjadi pemicu
timbulnya jerawat. Gunakan pasta gigi secukupnya dan bersihkan bibir serta
sekitar mulut secara tuntas usai menyikat gigi.
Beberapa produk rambut juga bisa memicu timbulnya jerawat. Pakai produk
rambut dengan tangan atau sisir untuk meminimalisir paparan ke kulit.
Menyemprotkan langsung produk rambut bisa membuat produk rambut menyebar terlalu
lebar ke kulit.
Selain bisa menyumbat pori-pori, zat kimia yang terdapat dalam produk
rambut juga berpotensi menyebabkan jerawat. Walau sudah berhati-hati, produk
rambut tetap akan bersentuhan dengan kulit saat Anda berjalan atau menggerakan
kepala. Coba perhatikan daerah timbulnya jerawat.
Jika daerah tersebut merupakan area yang sering bersentuhan dengan
rambut, perhatikan kembali produk rambut yang Anda gunakan. Sebaiknya usai
menggunakan produk rambut, bersihkan sisa produk yang menempel di rambut dengan
lap basah untuk menghindari penyumbatan pori-pori.
b)
Kurang tidur atau kurang istirahat
c)
Stres (Gelisah, Cemas, Terlalu khawatir), Oleh
sebab itu, jerawat dapat timbul ketika ujian, beban kerja berat, atau dikejar
deadline.
d)
Penggunaan handuk secara kasar.
e)
Kesulitan Buang Air Besar
d.
Tidak Menjaga Kebersihan
a)
Sering memegang atau memencet ataupun menggosok
jerawat.
Jerawat yang sering dipegang atau dipencet akan semakin parah dan
membesar, yang akhirnya meninggalkan bekas yang buruk (cacat) di wajah seperti
bopeng dan keloid.
b)
Pergesekan Rambut dan Poni
Tatanan rambut yang menawan ternyata juga bisa memicu jerawat muncul.
Poni yang menyentuh dahi merupakan salah satu pemicu jerawat yang umum jika
tidak dijaga kebersihannya. Minyak, kotoran, dan produk kecantikan pada rambut
yang berinteraksi dengan kulit sensitif atau berminyak bisa menghasilkan
deretan jerawat yang tak kunjung usai. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan
rambut atau menjepit poni Anda untuk menghindari kontak dengan kulit.
c)
Telepon seluler
Telepon seluler bisa menjadi salah satu pemicu jerawat. Keadaan ini
disebut dengan acne mechanica atau timbulnya jerawat karena gesekan benda yang
menyebabkan iritasi pada kulit. Anda bersama telepon seluler seharian. Hampir
semua kegiatan mulai dari bekerja, makan, sampai ke toilet pun si telepon ikut
serta. Bayangkan berapa banyak kuman yang telah menempel pada telepon Anda.
Lalu ketika Anda berbicara di telepon, kuman-kuman tersebut berpotensi
menempel di wajah. Kulit yang sensitif atau berminyak sangat rentan dengan perpindahan
bakteri ini. Untuk menjaga kesehatan kulit, bersihkan telepon Anda dengan tisu
basah yang mengandung alkohol atau pembersih tangan setiap hari.
d)
Kacamata
Jika jerawat timbul di area kacamata, berhati-hatilah. Bisa jadi
penggunaan kacamata Anda yang jadi penyebabnya. Kulit mati, minyak, dan kotoran
yang tertekan kacamata bisa membuat kulit iritasi dan menyumbat pori-pori.
Baik kacamata baca maupun kacamata hitam sama-sama berpotensi menimbulkan
efek ini. Namun bukan berarti hal ini tak bisa dihindari. Bersihkan secara
rutin bingkai kacamata dan area kulit yang terkena kacamata. Terutama untuk
kulit berminyak, bersihkan kulit dan bingkai kacamata saat kulit terasa
berminyak atau berkeringat.
e.
Faktor Pola Asupan Nutrisi
a) Makanan yang banyak mengandung lemak, seperti kacang-kacangan,
coklat, mentega, keju, goreng-gorengan.
a) Makanan yang banyak mengandung lemak, seperti kacang-kacangan,
coklat, mentega, keju, goreng-gorengan.
b) Produk Susu
Susu mengandung berbagai jenis zat yang bisa bereaksi berbeda
pada tubuh. Salah satu fungsi susu yang baik untuk perkembangan,
ternyata secara bersamaan juga bisa meningkatkan produksi sebum
atau kelenjar minyak di wajah. Peningkatan produksi minyak berlebih
tersebut bisa menyumbat pori-pori hingga memicu timbulnya jerawat.
pada tubuh. Salah satu fungsi susu yang baik untuk perkembangan,
ternyata secara bersamaan juga bisa meningkatkan produksi sebum
atau kelenjar minyak di wajah. Peningkatan produksi minyak berlebih
tersebut bisa menyumbat pori-pori hingga memicu timbulnya jerawat.
Reaksi setiap orang tentu berbeda-beda. Amati pola konsumsi susu
Anda dan coba pelajari apakah hal tersebut yang menimbulkan reaksi
munculnya jerawat. Jika iya, coba ganti susu Anda dengan produk
susu kedelai atau susu almond.
Anda dan coba pelajari apakah hal tersebut yang menimbulkan reaksi
munculnya jerawat. Jika iya, coba ganti susu Anda dengan produk
susu kedelai atau susu almond.
Nah, sudah tahu kan apa saja penyebab-penyebab timbulnya
jerawat. Faktor-faktor diatas tidak langsung dapat dihilangkan secara tuntas.
Maka pengobatan jerawat perlu konsistensi dan berkelanjutan dalam menjalankan.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/
http://www.rumahsakitmitrakemayoran.com/
http://www.doktersehat.com/
